Ruam di Kulit, Kenali berbagai penyebab Eritema Multiforme

 

Dilansir dari laman klikdokter.com, menyatakan bahwa eritema multiforme adalah kondisi timbulnya ruam pada kulit yang sering kali disebabkan oleh efek samping pengobatan atau infeksi sehingga menyebabkan reaksi hipersensitivitas. Ruam kulit yang timbul karena eritema multiforme bisa tampak belasan sampai puluhan ruam dengan bentuk menyerupai target-shaped yang berkembang dalam waktu 24 jam.

Terdapat dua jenis kondisi dari penyakit ini, yaitu eritema multiforme minor dan eritema multiforme mayor. Kondisi eritema multiforme minor masih tergolong gejala yang cukup ringan. Kondisi ini bisa timbul dengan gejala yang ringan, seperti ruam pada kulit yang disertai dengan demam ringan dan akan menghilang dengan perawatan sendiri setelah beberapa minggu kemudian. Sedangkan, kondisi eritema multiforme mayor merupakan kondisi ruam yang sudah berbahaya dan dapat mengancam jiwa. Pada kondisi tahap ini, tidak hanya kulit, namun penyakit ini dapat menyebar dan memengaruhi bagian mata, mulut, tenggorokan, dan genitalia. Eritema multiforme mayor mencakup sekitar 20 persen dari kasus eritema multiforme.

READ  Pastikan Area di Tubuhmu Tidak Terjangkit Gejala Umum Candidiasis

Eritema multiforme dapat menyerang siapa saja, baik itu anak-anak, orang dewasa, atau pun orang tua yang telah lanjut usia. Namun, eritema multiforme jarang terjadi kepada anak-anak dan orang tua, apabila terjadi pada orang dewasa, kondisi ini bisa timbul di antara usia 20-40 tahun.

Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya eritema multiforme, salah satunya adalah faktor genetik. Dikutip dari laman Halodoc.com menyatakan bahwa beberapa penelitian mengungkapkan bahwa faktor genetik dapat berpengaruh terhadap timbulnya eritema multiforma pada seseorang. Selain itu, berikut beberapa faktor penyebab dari eritema multiforme,

  1. Virus, beberapa jenis virus dapat menyebabkan munculnya ruam eritem multiforme ketika menyerang tubuh. Jenis virus tersebut adalah virus herpes simplex, parapoxvirus, varicella zoster, adenovirus, virus hepatitis, HIV, dan cytomegalovirus.
  2. Infeksi bakteri, selain virus, infeksi bakteri pun dapat menjadi penyebab dari eritema multiforme.    Beberapa infeksi bakteri tersebut yaitu bakteri Streptococcus hemolitico, Neisseria meningitides, Mycobacterium, Pneumococcus, kusta, spesies Staphylococcus, spesies Salmonella, Mycoplasma pneumoniae, dan Chlamydia.
  3. Jamur, jenis jamur yang dapat memicu terjadinya eritema multiforme adalah jamur Coccidioides immitis, jamur ini berisfat patogen.
  4. Parasit, makhluk mikroorganisme lainnya yang dapat menyebabkan timbulnya eritema multiforme adalah parasit. Makhluk kecil ini dapat masuk ke dalam tubuh dengan beberapa cara, yaitu melalui perantara aliran air, limbah rumah tangga, feses, bahkan lewat paparan langsung antara kulit dengan tanah yang terkontaminasi. Jenis parasit yang menjadi penyebab timbulnya eritema multiforme adalah spesies Trichomonas dan Toxoplasma gondii.
  5. Reaksi obat, menurut hellosehat.com, penyebab eritema multiforme juga dapat dipicu oleh penggunaan obat-obatan tertentu, seperti obat anti nyeri (ibuprofen dan aspirin), obat antibiotik (amoxicillin, ampicillin, tetracyclin, sulfonamide, penisilin), obat kejang (fenitoin), obat anticemas (barbiturate), obat bius (anestesi), anti tuberculosis, allopurinol, dan banyak lainnya.
  6. Faktor fisik, kondisi tubuh tertentu dapat menjadi penyebab timbulnya ruam akibat eritema multiforme. Misalnya, tubuh yang pernah terkena oleh radioterapi memiliki risiko mengalami eritema multiforme. Selain radioterapi, udara yang dingin dan sinar matahari juga dapat menjadi penyebab seseorang mengalami eritema multiforme.
READ  Atasi panu di wajah dengan cepat

 

Setelah beberapa jenis penyebab dari eritema multiforme di atas, terdapat beberapa penyebab lainnya yang dapat menimbulkan ruam karena eritema multiforme. Diantarnya, yaitu seseorang yang memiliki penyakit kolagen, vaskulitis, limfoma non-Hodgkin, leukemia, multiple myeloma, metaplasia myeloid, dan polisitemia.

 

 

Sumber: www.researchgate.net